Petualangan di Desa Cilawu

Stories of Diki Rustandi – Desa Sukamurni merupakan salah satu desa yang berada di Kab. Garut tepatnya berada di daerah Cilawu. Desa Sukamurni adalah salah satu desa binaan dari sebuah yayasan yang bernama Berdaya Kreatif Foundation (BKF). Disana terdapat Rumba alias ”Rumah Baca” yang didirikan oleh yayasan Berdaya Kreatif Foundation (BKF) tersebut.
Beberapa minggu yang lalu, saya berkesempatan untuk menjelajahi Desa Sukamurni. Saya tidak sendiri tentunya. Saya ditemani oleh Mentor di BKF, yaitu Kang Aji Imam Muflih sama Kang Irma Rahayuna (Raha). Satu lagi, yaitu dengan teman saya, Yana Setiawan.

Perjalanan Menuju Desa Sukamurni

Perjalanan kami lakukan dari Rumah Berdaya yang berada di Jln. Samarang No. 53B. Kami berangkat dengan menggunakan 2 motor. Satu motor Kang Aji sama Kang Raha, satu motor lagi Yana dan Saya. Kami berangkat sekitar pukul 11.00 WIB. Sebelum menuju ke Desa Sukamurni, kami singgah terlebih dahulu di rumah Kang Aji. Setelah beberapa saat kami melanjutkan perjalanan.
Setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh, kami pun singgah terlebih dahulu di sebuah kedai baso. Nama kedai baso itu adalah Mie Baso Umi.
Disana kami memesan baso dan mulai mencicipinya. Saya pribadi, merasa bahwa baso disini itu sungguh Mantaappp… Saya sama Kang Aji memesan Mie baso Yamin, sedangkan Kang Raha sama Yana memesan Mie baso Kuah.
Dalam satu porsi mie, terdapat mie, baso, dan tahu. Kita bisa menambahkan mie baso kita dengan kecap, sambal ataupun cabe yang disediakan. Selain itu, kita juga bisa menambahkan jeruk nipis. Wiihh, aromanya sedaap.. Harga satu porsi dari baso ini adalah Rp. 10.000;
Baca juga : Baso Aci Ica Garut
Setelah puas dan kenyang makan baso, kami melanjutkan kembali perjalanan. Seperti biasa, jalan raya yang kami lewati mempunyai pemandangan yang sama seperti jalan raya yang lain. Setelah kami belok ke Jalan yang hanya untuk ke Desa Sukamurni, kami disuguhkan dengan jalan yang WOW.. Jalan menuju ke sana bisa dibilang cukup ekstrim. Tapi tidak terlalu ekstrim. Tanjakan nya lumayan tinggi.
Di samping jalan, kami dapat melihat hamparan sawah yang hijau. Selain itu, udara di sana sangat sejuk, jauh dari kebisingan dan pemandangan bukit yang sangat indah. Perjalanan yang jauh, tak terasa karena disuguhkan oleh pemandangan yang luar biasa.

Kegiatan di Desa Sukamurni

Setelah kami sampai di Desa Sukamurni, kami langsung ke mesjid yang berada cukup dekat dengan Rumah baca BKF. Kami bergegas untuk menunaikan sholat Dzuhur. Setelah selesai shalat dzuhur berjama’ah, kami beristirahat sebentar di sana sambil menikmati keindahan bukit yang terlihat.

Setelah itu, kami mengecek rumah baca yang ada disana. Kebetulan pada waktu kami kesana, rumah baca sedang tidak digunakan. Sehingga kami tidak melihat anak-anak yang sedang membaca disana. Rumah baca yang ada disana dikelola oleh kader lokal disana.
Kemudian kami berniat untuk pergi ke “Curug Cisarua” yang berada disana. Kami kembali mengendarai motor kami dan menuju ke atas untuk ke Curug Cisarua. Setelah sampai di plang yang menunjukan lokasi Cisarua, kami terhenti.
 

Menurut warga sekitar, ternyata untuk menuju ke Curug Cisarua tidak bisa menggunakan motor, dikarenakan jalan yang sempit dan biasanya ada warga yang membawa air dari sana menggunakan motor. Dan kalau kami memaksakan kesana, akan menghalangi.

Alhasil, kami tak berkunjung ke Curug Cisarua. Kami tidak bisa menikmati indahnya pemandangan alam curug itu. Saya pribadi merasa kecewa, tapi tak apa, mungkin belum waktunya.
Eittss,, kegiatan kami tak hanya sampai disana. Kami menuju ke tempat pembuatan (pabrik) siomay yang ada disana. Kami mencari-cari pabrik itu dan bertanya kepada warga sekitar.  Akhirnya kami dapat menemukan tempat pabrik itu. Lokasi nya berada di tengah sawah. Dan pemandangannya luar biasa indah.

Saya dan Yana bergiliran untuk di photo, karena pemandangan disana sangat indah.

Sangat disayangkan jika tidak mengabadikannya.
Kami menemui pemilik pabrik siomay tersebut, dan berbincang mengenai produk dari siomay tersebut. Kami diperkenankan untuk melihat pembuatan siomay itu secara langsung. Kami pun melihat proses pembuatannya. Mulai dari adonan, sampai menjadi produk yang siap dijual. Pegawai yang ada di parik ini tentunya warga yang tinggal di Desa Sukamurni.
Berikut adalah tahapan pembuatan siomay.  
 
Pembuatan adonan
Pemasakan adonan dengan suhu yang sangat panas.
Proses pengemasan
Setelah kami melihat pembuatan siomay, kami diajak ke rumah pemilik pabrik tersebut dan kembali berbincang-bincang. Sambil ngobrol, kami disuguhkan siomay yang siap santap.. Wiss.. Mantap..
Setelah beres berbincang-bincang kami pun bergegas untuk pulang, karena waktu yang semakin sore.

 

Kami pun pulang dengan membawa banyak pengalaman dan ilmu pastinya. Pengalaman yang luar biasa. Kami pun tiba di Rumah Berdaya sekitar jam 4 sore.

Pengalaman dan Pengetahuan Selama di Desa Sukamurni

Walaupun saya di Desa Sukamurni hanya beberapa jam saja, saya mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang tak bisa saya lupakan. Berikut saya merangkumnya :
  • Saya tahu di Desa Sukamurni terdapat Curug Cisarua yang tidak semua orang mengetahuinya. Curug Cisarua dapat dijadikan tempat wisata seperti tempat-tempat wisata yang lainnya. Selain itu, tempat wisata tersebut dapat dikelola oleh warga sekitar. Sebelum menuju Curug Cisarua, terdapat lahan yang cukup luas, sehingga dapat dikelola oleh warga sekitar untuk menjadi tempat parkir pengunjung yang akan menuju curug tersebut. Warga disana juga dapat memanfaatkan wisata curug tersebut dengan menjadi pengarah jalan untuk para pengunjung curug yang baru pertama kali mengunjungi.Baca juga : Wahana Nangklak Cisurupan
  • Walaupun di Desa Sukamurni masih jarang transportasi umum, namun semangat warga yang ada disana sangat luar biasa. Salah satu pengalaman yang paling berharga adalah saat mengunjungi pabrik yang ada disana. Sungguh luar biasa pemikiran warga yang ada disana. Sungguh kreatif dan inovatif.

Catatan.

  1. Kang Raha sebagai Cameraman
  2. Kang Aji + Yana sebagai pengendara motor
  3. Saya? Hanya sebagai penikmat.. hhee

Yuk, share petualangan mu di Blog ini. Klik disini dan mulai lah untuk berbagi cerita..

Demikian petualangan saya selama di Desa Sukamurni. Bagaimana dengan petualanganmu??
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s